Harga Daging Sapi Per Kilo November 2018

Harga Daging Sapi – Harga daging sapi masih menjadi momok pembicaraan yang cukup hangat di tengah masyarakat. Ya, bagaimana tidak. Pasalnya sampai saat ini harga daging sapi di pasaran masih terbilang tinggi. Mulai dari harga Rp 90 ribuan hingga Rp 120 ribuan. Dan dikhawatirkan harga tersebut masih akan terus meroket seiring dengan adanya impor daging sapi ke Indonesia yang tentunya akan semakin mahal. Padahal, tidak dapat dipungkiri bahwa daging merupakan salah satu jenis makanan pokok yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi ketika acara hari raya idul fitri atau idul adha yang tak bisa jauh-jauh dari daging sapi. Olahan daging sapi yang sungguh nikmat bisa dibentuk menjadi beraneka ragam masakan.

Sebut saja, daging sapi bisa diolah menjadi makanan seperti rendang daging, soto daging, daging goreng, sate, capcay dan masih banyak lagi jenis makanan lainnya yang sungguh nikmatnya luar biasa terbuat dari bahan dasarnya daging. Namun sayangnya, harga daging termasuk juga harga sembako terus saja naik bahkan hampir tidak pernah terjadi penurunan harga. Dikhawatirkan masyarakat hal itu akan terus terjadi seiring mendekati bulan puasa ramadhan. Padahal kebutuhan akan daging sangatlah tinggi di kalangan masyarakat. Apalagi mengingat jika pada saat merayakan hajatan, pernikahan, syukuran dan acara lainnya tidak bisa lepas dari menu berbahan dasar daging ini.

Harga Daging Sapi Per Kilo
Daging Sapi Per Kilo

Melonjaknya harga daging karena semakin banyaknya permintaan sementara persediaan daging masih belum bisa ditingkatkan. Bahkan awal tahun 2018 kemarin, tepatnya di bulan Januari, harga daging sapi tak kunjung turun masih di harga Rp 120 ribu per kilogramnya. Harga tersebut terbilang cukup memberatkan banyak pihak, apalagi mengingat daging juga merupakan bahan makanan pokok keseharian masyarakat di Indonesia. Beberapa penjual makanan yang menggunakan daging sebagai bahan dasar utama seperti para penjual bakso juga mengeluhkan masalah membengkaknya daging sapi yang tak kunjung mengalami penurunan harga.

Sementara untuk harga daging sapi impor bisa mencapai harga jual Rp 100 ribu per kilogramnya. Harga itu adalah untuk daging yang sudah dibersihkan, sementara untuk daging yang kualitasnya masih kotor harga bisa mencapai Rp 90 ribuan per kilo. Membengkaknya harga daging sapi ini terjadi secara meluas ke seluruh wilayah di Indonesia. Bahkan jika hari-hari besar seiring dengan meningkatkan kebutuhan akan daging sapi, daging sapi pun yang dijual bisa mengalami kenaikan bahkan hingga Rp 130 ribu per kilonya. Harga daging yang melonjak ini terjadi karena tingginya harga jual daging sapi bersih di rumah potong hewan. Hal ini terjadi tidak di satu tempat saja namun menyebar ke seluruh wilayah di Indonesia.

Pedagang pun juga tidak berani menanggung resiko dengan mematok harga yang lebih mahal lagi pada daging yang mereka jual di pasaran, lantaran hal tersebut bisa membuat jualan mereka tidak cepat laku dan daging tidak bisa bertahan lama atau akan membusuk. Sehingga pedang pun tak berani mengambil untung lebih dalam melakukan penjualan daging ini di pasaran. Diakui oleh para pedagang bahwa mereka paling mengambil keuntungan dari Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu. Harganya memang cukup tinggi, sehingga tidak bisa dijual dengan harga murah juga, karena kulakan daging yang mereka lakukan di rumah potong hewan juga cukup tinggi.

Harga Daging Sapi per kg

Mahalnya harga daging sapi per kg ini tentu saja sangat merugikan sebagian besar masyarakat apalagi bagi masyarakat menengah kebawah. Mereka yang sebelumnya kesulitan mengkonsumsi daging karena harganya tinggi, kini dengan terus naiknya harga daging semakin mempersulit mereka untuk membuat olahan makanan dari bahan dasar daging. Apalagi bagi masyarakat di usia produktif yang tentu sangat membutuhkan daging karea berperan memiliki protein yang tinggi. Oleh sebab itu, asupan akan daging sapi sangat dibutuhakn. Namun penghalangnya adalah harga yang tinggi sehingga tak memungkinkan bagi masyarakat menengah kebawah untuk makan daging. Selain itu, dampaknya bagi pedagang daging sapi juga tergolong cukup banyak. Mereka tidak bisa menjual daging dengan harga murah sehingga tingkat daya beli masyarakat tentu akan berkurang untuk membeli daging, hal ini tentu sangat berpengaruh dengan tingginya tingkat kemiskinan di Indonesia.

Para pedagang daging sapi juga banyak yang mengeluhkan banwa dagangan mereka sepi lantaran tingginya harga daging sapi yang teradi saat ini. Banyak pedagang mengakui bahwa mereka jarang atau bahkan susah sekali menghabiskan dagangannya hingga 100 persen dalam setiap penjualan karena tingginya harga sehingga hanya habis 30 persen saja dari semua penjualan daging sapi tersebut. Harga daging sapi per kg yang mencapai Rp 120 ribu dirasa cukup berat untuk dibeli bagi kebanyakan orang yang notabanenya di Indonesia ini tingkat masyarakat menengah kebawah masih tergolong tinggi.

Sementara itu, daging merupakan sebuah makanan atau bahan pokok yang cukup umum dikenali masyarakat. Banyak di acara hajatan dijumpai olahan makanan dari bahan dasar daging ini. Selain itu, daging juga diketahui mengandung senyawa yang cukup kompleks dan berguna untuk memberikan stamina dan kebugaran pada tubuh jika dikonsumsi. Kandungan protein pada daging juga banyak ditemui sehingga dibutuhkan bagi masyarakat di usia produktif untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Baca Juga : PROMO Harga Sapi November 2018

Harga Daging Sapi di Giant

Tingginya harga daging tidak hanya ditemukan di pasar tradisional saja namun di pasar modern atau swalayan sekalipun. Seperti harga daging sapi di Giant yang dijual juga terbilang sangat tinggi. Padahal daging merupakan bahan makanan utama untuk pembuatan sosis yang banyak disukai masyarakat terutama anak-anak. Akan tetapi harga daging sapi di Giant ini memang terbilang tinggi hal tersebut lantaran memang pada dasarnya harga satuan daging per kilonya semakin hari terus mengalami kenaikan. Kenaikan akan harga daging sendiri sudah terjadi semenjak beberapa tahun belakangan ini, bahkan hingga tahun 2018 saja harga daging tak kunjung mengalami penurunan harga.

Sebut saja seperti harga daging empal di Giant untuk 100 gramnya dihargai Rp 18 ribuan. Sedangkan untuk daging sapi rendang dijual Rp 10 ribuan per 100 gramya. Iga sapi dijual Rp 9.950 per 100 gram. Memang pada dasarnya jika kita membeli daging sapi di Giant sudah dibentuk potongan dalam kemasan ada yang beku ada yang masih segar. Tidak seperti kita ketika membeli daging sapi di pasar tradisional yang bisa membeli sesuai keinginan atau kebutuhan kita. Sehingga penjualnya bisa memotong berat daging yang hendak kita beli. Jika membeli di Giant tentu akan lebih mahal dibandingkan di pasar tradisional.

Harga Daging Sapi di Superindo

Sama halnya di Giant, harga daging sapi di Superindo juga tidak kalah mahalnya. Untuk daging semur misalnya dijual per 100 gram seharga Rp 10 ribun. Sedangkan untuk daging top side harganya Rp 15 ribu per 100 gram. Daging rendang spesial di Superindo dijual per 100 gram seharga Rp 11.095 ribu. Jika membeli daging has dalam atau tenderloin 100 gram seharga Rp 27.000. Harga ini tentu tidak bisa ditawar dan sudah dikemas sedemikian rupa.

Sehingga untuk kebutuhan lebih banyak, pembeli harus membeli beberapa kemasan daging sapi lagi di Superindo dengan harga tersebut. Harga daging sapi yang mahal memang terjadi di banyak tempat tidak hanya di pasar tradisional saja namun di pasar modern sekalipun.

Harga Daging Lengkap

Daging SapiHarga
per 1 kgRp 120 ribu
per 100 gramRp 18 ribuan
Iga sapi per 100 gramRp9.950
daging top side per 100 gramRp 15 ribu
tenderloin 100 gramRp 27 ribu

NB : Harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu

Demikian info mengenai harga daging sapi yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Pencarian Daftar Harga Terbanyak:

  • daftar harga daging sapi bulan oktober 2018
  • daging sapi per kilo
  • harga bulan Oktober 2018 daging sapi
  • harga daging bulan oktober 2018
  • harga daging sapi oktober 2018

/* */